LES PRIVAT SURABAYA | 085706454663 LES PRIVAT SURABAYA | 081230238023 LES PRIVAT SURABAYA LES PRIVAT SURABAYA | 081703335330

Senin, 25 Februari 2013

BAHAYA ROKOK ELEKTORNIK

Belakangan ini, banyak dipasarkan rokok elektronik sebagai pengganti rokok konvensional. Rokok elektronik (Electronic Nicotine Delivery Systems atau e-Cigarette) ini sendiri merupakan sebuah alat berbentuk rokok dengan bantuan baterai untuk mengubah cairan nikotin menjadi asap. Rokok elektronik ini diproduksi untuk mengurangi kecanduan perokok dalam menghirup rokok konvensional sehingga bentuknya dibuat semirip mungkin bahkan beberapa jenis ada yang juga menghasilkan cahaya pada pinggir replika rokok tersebut apabila dihirup. Selain itu, rokok ini juga dapat dioperasikan di area bebas larangan merokok dan aman untuk kesehatan. Lalu, kandungan kimia apa saja yang sebenarnya terkandung dalam rokok elektronik ini? Apakah rokok ini lebih aman atau bahkan lebih berbahaya dari rokok konvensional?
kandungan-rokok













Minggu, 17 Februari 2013

KISAH NYATA. BALADA SEORANG ROIHAN.



Dalam sebuah seminar beberapa minggu yang lalu di ITB Bandung, saya duet dengan mas Hernowo, sangat terkesan sekali dengan pernyataan mas Hernowo bahwa hentikanlah dan jangan lagi yang ‘diobok-obok’ adalah siswa dalam proses pembelajaran. Jika ada kelambanan siswa menangkap materi belajar, maka sisi siswa yang selalu disalahkan. Lamban, nakal, punya hambatan, dan sampai pada pernyataan kasar yaitu ‘bodoh’, ‘goblok’ atau ‘bahlul’. Mas Hernowo menantang, apa mau, kita sebagai guru yang harus introspeksi. Kenapa siswaku lamban? Apa yang salah dengan cara mengajarku? Apa aku harus ganti pendekatan yang lain? Bagaimana sih sebenarnya kondisi siswaku?





Saya sepakat dengan mas Hernowo, mestinya jika terjadi kesulitan mengajar, maka langkah pertama adalah guru harus introspeksi dengan cara:
Pertama, jelajahi siapa sosok siswa anda yang lemah tersebut. Bagaimana gaya belajar dia? Apakah dia mempunyai hambatan-hambatan tertentu? Selidiki dan cari tahu hambatan itu. Lalu identifikasikan bagaimana sosok siswa anda tersebut.
Kedua, rancang perencanaan mengajar sesuai dengan identifikasi siswa tersebut. Apakah kita sebagai guru salah strrategi dalam megnajar sebelumnya, ataukah siswa kita memang mempunyai hambatan. Maka solusi yang tepat harus dilakukan oleh guru.
Ketiga, terus jaga motivasi siswa kita untuk selalu medukung dan mengatakan kepada dia bahwa dia adalah mampu mengikuti dan menyelesaikan materi ini. Terus munculkan kaki-kaki positif, agar siswa kita terus mempunyai kepercayaan diri yang kuat.


Teringat juga pelajaran dari dosen saya di Universitas Negeri Jakarta yang luar biasa yaitu ibu Lara Fridani yang sekarang sedang menempuh S3 di Australia. Beliau seorang psikolog yang pernah terjebak dalam pekerjaan memberikan tes kematangan sekolah kepada anak-anak TK untuk masuk ke SD. Hasil tesnya adalah sebagian anak belum matang untuk bersekolah dan sebagian dinyatakan sudah matang. Tentunya yang belum matang, tidak boleh masuk SD. Dan harus menunggu tahun depan, tentunya jika tahun depan anak tersebut ‘sudah matang’ untuk bersekolah. Lalu beliau mengatakan, bahwa saat ini beliau sadar bahwa mestinya yang ‘belum matang’ dalam hal ini adalah sekolahnya untuk menerima anak-anak tersebut. Sesungguhnya bukan anak-anak tersebut yang belum matang.

Saya sepakat dengan kedua sahabat saya tersebut, dan sedihnya adalah datang sahabat saya yang ketiga ke kantor, sepasang suami istri menumpahkannya keluhan-keluhan yang berkaitan dengan pendidikan dan sekolahnya anaknya. Sebut saja Roihan, putranya yang dinyatakan tidak naik ke kelas 5 SD oleh gurunya. Buat saya bukan ‘tidak naik’nya yang menjadi perhatian, namun proses sampai Roihan tidak naik-lah yang perlu kita semua cermati.



Roihan, saya sempat bertemu dengan dia. Roihan menurut saya adalah anak yang cerdas, mempunyai kecerdasan kinestetis dan interpersonal. Bahkan dia sampai hafal merk-merk mobil keluaran baru beserta harganya pula. Roihan punya banyak teman di kelasnya. Namun dia kurang perhatian untuk menerima materi dari para gurunya.
Sayang sekali para gurunya tidak memahami gaya belajar Roihan. Mereka kewalahan menghadapi Roihan, apalagi tuntutan nilai ketuntasan dari sekolah membuat para guru ambil jalan pintas, yaitu Roihan adalah anak ‘bodoh’ dan tidak akan pernah berhasil sekolah.
Jalan pintas itu kemudian dimunculkan menjadi ‘peruntuhan kepercayaan diri’ Roihan. Sampai-sampai ada seorang guru yang mengatakan bahwa Roihan tidak akan pernah naik ke kelas 5 nanti. Pasti tidak naik. Jika mau naik, harus keluar dari sekolah ini dan harus sekolah di pinggir kali (sungai). Dan banyak lagi pernyataan-pernyataan yang ‘menjatuhkan’ mental Roihan.
Akhirnya Roihan menjadi sosok murid yang selalu dalam posisi salah dan disalahkan. Roihan berontak terhadap keadaan yang dia rasa tidak adil ini. Namun pemberontakan Roihan dianggap sebagai perilaku ‘nakal’ yang tak termaafkan lagi.
Orangtuanya juga pernah dipanggil dan datang ke sekolah untuk ‘complain’. Namun guru-guru yang terlibat tidak mau berterus terang. Mereka tambah membenci Roihan.
Anda dapat membayangkan kondisi psikologis Roihan di sekolah tersebut. Sangat menderita. Apalagi ‘peruntuhan kepercayaan diri’ tersebut terus dilakukan oleh guru-guru yang tidak bertanggung jawab secara terbuka di depan siswa-siswa yang lain. Roihan akhirnya tidak mau sekolah lagi.

Orangtuanya bingung dan stres. Dan saya sempat terpana mendengar cerita orangtuanya tentang Roihan. Wow .. saya langsung ingat mas Hernowo dan bu Lara, yaitu penyakit mengobok-obok siswa. Ternyata masih ada saja potret buram pendidikan di negeri kita.

Tips saya kepada orangtuanya sebagai berikut:
Selamatkan Roihan dari ‘sekolah robot’ tersebut. Pindahkan Roihan ke ‘sekolahnya manusia’. Saya ceritakan bagaimana kisah Totto Chan juga pindah dari sekolah robot ke sekolah Tomoe Gakuen, sekolahnya manusia. Totto Chan diselamatkan oleh sekolah ini dan sekarang Totto Chan, nama aslinya Tetsuko Kuroyanagi berhasil menjadi duta UNICEF untuk program pendidikan bagi negara-negara yang terbelakang. Dan alhamdulilah Roihan pada tahun ajaran ini sudah dipindahkan ke sekolahnya manusia. Semoga Roihan akan menjadi seperti Totto Chan dan sukses dalam kehidupannya di dunia dan di akherat.


Lalu masukan saya kepada masyarakat konsumen pendidikan, bahwa kita semua harus hati-hati dan cermat memilih sekolah untuk anak kita. Terkadang ada bungkus cantik yang memperdaya kita. Bungkus itu seperti embel-embel sekolah favorit, sekolah unggul, padahal di dalamnya adalah ‘penjara’ buat anak kita. Kita orangtua tidak bisa merasakan, namun anak kita bisa. Sekolah robot adalah sekolah yang para gurunya juga robot. Guru robot adalah guru yang ingin ambil gampangnya saja. Mereka ingin mengajar anak yang pinter-pinter dan baik-baik. Mereka sangat membenci anak yang kurang pandai dan nakal.

Untuk membedakannya dengan sekolahnya manusia, dengarlah munajat doa yang dilantunkan oleh seorang guru di sekolahnya manusia. Dialah gurunya manusia.

“Alhamdulillah ya Allah, tahun ini aku mendapat karunia dengan masuknya anak-anak yang luar biasa, yang mana dengan anak-anak ini aku akan tertantang menjadi agent of change buat diri mereka dan diriku sendiri. Terima kasih ya Allah ... tahun ini aku belajar dari siswaku yang ‘tidak bisa diam’, aku belajar dari siswaku yang sulit untuk memahami materi, aku belajar dari siswaku yang nakal, yang setiap hari terus menggodaku.
Aku benar-benar bersyukur ya Allah, Engkau hadirkan mereka untuk aku. Bagiku mereka adalah rizki. Bagaimana tidak, ilmuku bisa bertambah dengan kehadiran mereka. Kesabaran ku bisa berlipat-lipat dengan kehadiran mereka.
Dan yang paling aku nikmati adalah ketika mereka tersenyum dan membisikkan sebuah kalimat di telingaku ..’guru ... ternyata aku bisa!’
Bagaimana aku tidak berterima kasih kepadaMu Ya Allah, jika kenikmatan hati ini terus setiap hari muncul di kelasku.
Ya Allah ...berikan kekuatan kepada ku, untuk terus berjuang menjadikan mereka insan-insan yang nanti akan mempunyai manfaat, baik bagi dirinya sendiri, keluarnya, masyarakatnya, bangsanya dan bagi agamanya. Amien ya robbal alamien ..”

BIOLOGI MOLEKULER




Biologi Molekuler merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan antara struktur dan fungsi molekul-molekul hayati serta kontribusi hubungan tersebut terhadap pelaksanaan dan pengendalian berbagai proses biokimia. Secara lebih ringkas dapat dikatakan bahwa Biologi Molekuler mempelajari dasar-dasar molekuler setiap fenomena hayati. Oleh karena itu, materi kajian utama di dalam ilmu ini adalah makromolekul hayati, khususnya asam nukleat, serta proses pemeliharaan, transmisi, dan ekspresi informasi hayati yang meliputi replikasi, transkripsi, dan translasi.
Meskipun sebagai cabang ilmu pengetahuan tergolong relatif masih baru, Biologi Molekuler telah mengalami perkembangan yang sangat pesat semenjak tiga dasawarsa yang lalu. Perkembangan ini terjadi ketika berbagai sistem biologi, khususnya mekanisme alih informasi hayati, pada bakteri dan bakteriofag dapat diungkapkan. Begitu pula, berkembangnya teknologi DNA rekombinan, atau dikenal juga sebagai rekayasa genetika, pada tahun 1970-an telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan Biologi Molekuler. Pada kenyataannya berbagai teknik eksperimental baru yang terkait dengan manipulasi DNA memang menjadi landasan bagi perkembangan ilmu ini.





Biologi Molekuler sebenarnya merupakan ilmu multidisiplin yang melintasi sejumlah disiplin ilmu terutama Biokimia, Biologi Sel, dan Genetika. Akibatnya, seringkali terjadi tumpang tindih di antara materi-materi yang dibahas meskipun seharusnya ada batas-batas yang memisahkannya. Sebagai contoh, reaksi metabolisme yang diatur oleh pengaruh konsentrasi reaktan dan produk adalah materi kajian Biokimia. Namun, apabila reaksi ini dikatalisis oleh sistem enzim yang mengalami perubahan struktur, maka kajiannya termasuk dalam lingkup Biologi Molekuler. Demikian juga, struktur komponen intrasel dipelajari di dalam Biologi Sel, tetapi keterkaitannya dengan struktur dan fungsi molekul kimia di dalam sel merupakan cakupan studi Biologi Molekuler. Komponen dan proses replikasi DNA dipelajari di dalam Genetika, tetapi macam-macam enzim DNA polimerase beserta fungsinya masing-masing dipelajari di dalam Biologi Molekuler.
Beberapa proses hayati yang dibahas di dalam Biologi Molekuler 



PERBEDAAN SEL TUMBUHAN DAN SEL HEWAN



I.    BENTUK SEL TUMBUHAN DAN HEWAN

A. Pembahasan

Sel adalah segumpal protoplasma yang berinti, sebagai individu yang berfungsi menyelenggarakan seluruh aktivitas untuk kebutuhan hidupnya. Sel itu setelah tumbuh dan berdeferensiasi, akan berubah bentuknya sesuai dengan fungsinya, ada yang menjadi epidermis berfungsi untuk melindungi sel-sel sebelah dalamnya ada yang menjadi tempat penyediaan makanan, ada yang berfungsi menjadi tempat persediaan makanan dan lain-lain . Atau dengan kata lain juga sel merupakan unit struktural  kehidupan dan merupakan unit fungsional dari kehidupan dikarenakan didalam organ tumbuhan dan hewan tersusun dari sel-sel rumusan yang penting bukannya dinding sel tetapi isi sel yang disebut protoplasma.(Ir.A.G.kartosopoetra : 2004 : hal 13).

Ada tiga keistimewaan yang khas pada sel tumbuhan : dinding sel dengan selulosa, vakuola (yang memberi tekanan dan memperbesar volume serta luas permukaan meskipun dengan protoplasma sedikit), dan plastida, khususnya kloroplas. Vakuola dapat ditemui pada anggota kelima dunia, namun vakuola besar di pusat sel ada pada hampir semua sel tumbuhan, cendawan, dan beberapa protista. Kloroplas hanya terdapat pada tumbuhan dan beberapa protista (bergantung pada golongannya).

Sel sendiri sebagai dasar menyusun suatu organisme yang terdiri dari inti (nukleus) yang terbungkus oleh membran atau struktur serupa tanpa membran. Tidak ada kehidupan dalam satuan yang lebih kecil dari pada sel. Sel terbentuk hanya dengan pembelahan sel-sel sebelumnya. Sel dicirikan oleh adanya molekul makro khusus, seperti pati dan selulosa, yang terjadi dari ratusan sampai ribuan gula atau molekul lain selain itu sel juga dapat dicirikan oleh adanya molekul makro seperti protein dan asam nukleat baik DNA atau RNA yang tersusun sebagai rantai yang terdiri dari ratusan sampai ribuan molekul.

Pada tumbuhan istilah sel meliputi protoplasma dan dinding sel yang ada sedangkan pada organisme multi sel yang ada membentuk struktur kompleks yaitu jaringan dan organ. Sel pada organisme multi sel tidak sama satu dengan lainnya tetapi masing-masing mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda. Pada awalnya struktur dinding sel yang ada pada tumbuhan merupakan sebagai sel mati hasil ekskresi zat hidup dalam sel akan tetapi baru-baru ini makin banyak ditemui bukti bahwa ada satuan organik yang ada diantara protoplasma dan dinding, khususnya pada sel muda.

Meskipun antara sel hewan dan sel tumbuhan berbeda namun terdapat persamaan-persamaan dasar tertentu mengenai sifat, bentuk, dan fungsi dari bagian sel tersebut. Secara umum bagian-bagian sel tersebut adalah membran sel, sitoplasma, mitokondria, retikulum endoplasma, aparatus golgi, lisosom, plastida, kloroplas, sentrosom, ribosom, vakuola, inti sel, membran inti, mikrofilamen, dan dinding sel . Sel tumbuhan mempunyai bentuk yang bermacam-macam. Ada yang berbentuk peluru, prisma, dan memanjang seperti rambut atau seperti ular.














Sel tumbuhan mempunyai dua bagian pokok yang berbeda dari hewan yaitu vakuola, plastida dan dinding sel. Vakuola dan plastida merupakan bagian hidup dari sel tumbuhan dan disebut protoplas. Sedangkan dinding sel yang berfungsi untuk melindungi isi sel atau lumen yang ada di protoplasma disebut bagian sel yang mati. Hal ini terlihat pada sel gabus tumbuhan yang tergolong sel mati karena hanya memiliki inti sel dan sitoplasma, sehingga ruang antar selnya kosong. Bentuk sel gabus heksagonal, tersusun rapat antara satu dan lainnya (Pramesti, 2000).

Meskipun antara sel hewan dan sel tumbuhan berbeda namun terdapat persamaan-persamaan dasar tertentu mengenai sifat, bentuk, dan fungsi dari bagian sel tersebut. Secara umum bagian-bagian sel tersebut adalah membran sel, sitoplasma, mitokondria, retikulum endoplasma, aparatus golgi, lisosom, plastida, kloroplas, sentrosom, ribosom, vakuola, inti sel, membran inti, mikrofilamen, dan dinding sel.

Sel tumbuhan memiliki sifat yang khas yaitu adanya dinding sel yang bukan komponen protoplasma.Penelitian terhadap dinding sel yang dipadu dengan berbagai penemuanyang serba canggih pada saat sekarang telah dapat mengembangkan cara-carapengungkapannya.









Dinding sel mempunyai struktur yang komplek  tetapi tiga bagian fundamentalnya dapat dibedakan yaitu lamela tengah,dinding sel primer dan dinding sel sekunder.Dinding sel terbuat dari zat selulosa,dinding sel relatif tebal.

Ruang sel adalah tempat organel-organel yang lain yang berada didalam sel. Ruang sel ini meliputi bagian-bagian dalam sel yang mencakupnya protoplasma atau cairan sel. Sedangkan ruang antar sel adalah penghubung antar sel yang satu dengan yang lainnya.

Secara umum setiap sel memiliki

a.    Membran sel  
b.    Sitoplasma,dan
c.    Inti sel atau nukleus.

Sel tumbuhan dan sel hewan mempunyai beberapa perbedaan seperti berikut:

Sel tumbuhan lebih besar daripada sel hewan
Sel tumbuhan mempunyai bentuk yang tetap sebaliknya pada sel hewan tidak mempunyai bentuk yang tetap.
Pada sel tumbuhan terdapat dinding sel sedangkan pada sel hewan tidak
Sel tumbuhan terdapat klorofil namun pada sel hewan tidak
Pada sel tumbuhan terdapat vakuola atau rongga sel yang besar sedangkan pada sel hewan tidak memiliki vakuola, namun pada sel beberapa hewan uniseluler memiliki vakuola tapi tidak sebesar yang terdapat pada sel tumbuhan
Sel tumbuhan menyimpan tenaga dalam bentuk biji kanji sedangkan pada hewan dalam bentuk glikogen.


Adapun perbedaan organel-organel pada sel tumbuhan dan hewan adalah sebagai berikut :

1.    DINDING SEL

a.   Hanya ada pada tumbuhan
b.  Tersusun atas :

Yang utama zat kayu yaitu selulosa yang terbuat dari   glukosa
Pectin terbuat dari polisakarida
Hemiselulosaterbuat dari polisakarida
Glikoprotein

c.   Dibentuk oleh diktiosom
d.   Berperan dalam turgiditas sel (kekakuan sel)
e.   Pada dinding sel terdapat noktah (pori) yaitu : bagian dinding sel yang tidak mengalami penebalan untuk berhubungan dengan sel tetangga
f.   Pada noktah tersebut terdapat plasmodesmata
g.   Terdapat 2 jenis dinding sel :

      1.  Dinding sel primer

Pada sel-sel muda yang sedang tumbuh, sel parenkim dan sel kolenkim Tersusun atas:
 9-25 % selulosa
hemiselulosa
pectin
beberapa senyawa

      2.  Dinding sel sekunder

Pada sel dewasa yang dibentuk disebelah dalam dinding primer Tersusun atas :

1.    Kandungan selulosa lebih banyak (41-45)%
2.    Hemiselulosa
3.    Lignin

Beberapa sel mengalami penambahan lignin yang  keras dan kaku




2.    PLASTIDA

1.    Hanya pada tumbuhan
2.    Bermembran rangkap
Membrane luar „³ untuk melewatkan molekul berukuran kecil
Membrane dalam bersifat selektif permeable, memilih molekul yang keluar masuk dengan transport aktif
3.    Organel yang mengandung pigmen


Jenis-jenisnya adalah :

1.    Kloroplas
Plastida yang mengandung klorofil
Hanya dijumpai pada sel autotrof eukariotik
Membrane dalam membentuk tilakoid (tempat terjadinya fotosintesis) dan Membungkus cairan kloroplas
Stroma untuk penyimpanan hasil   fotosintesis
Tilakoid bertumpuk disebut grana

2.    Kromoplas

Bertugas menyintesis dan menyimpan pigmen merah, jingga, atau kuning Misal : pada tomat dan wortel

3.    Leukoplas

Tidak mengandung pigmen warna
Terdapat pada jaringan yang tidak terkena cahaya
Yaitu terdapat pada sel-sel embrional, empulur batang, bagian tumbuhan di dalam tanah yang berwarna putih

4.    Amiloplas

Tidak mengandung pigmen
Berfungsi dalam penyimpanan amilum (pati) Misal pada umbi


3.    VAKUOLA

1.    Bermembran
2.    Berisi cairan vakuola
3.    Pada hewan vesikula
4.    Pada tumbuhan :
Tumbuhan muda vakuola kecil
Tumbuhan dewasa vakuola besar-besar
5.    Berhubungan dengan tekanan turgor
6.    Tekanan turgor berguna untuk mengatur gerakan osmosis cairan dari luar ke dalam sel
Vakuola berisi:
 Senyawa cadangan makanan (as.amino, gula, beberapa asam.organik dan protein)
Metabolit sekunder (senyawa yang tidak diperlukan oleh sel itu sendiri)



4.    SENTRIOL

1.    Hanya  terdapat pada sel hewan
2.    Sepasang structur seperti silinder yang memiliki lubang tengah
3.    Tersusun dari protein mikrotubulus
4.    Pasangan sentriol terletak menyudut
5.    Tampak seperti jala berlekatan dengan kromosom saat sel membelah
6.    Jala tersebut disebut benang spindle fungsi :
 Mengatur polaritas pembelahan sel hewan
Mengatur pemisahan kromosom selama pembelahan sel

Dapat diambil kesimpulan bahwa bentuk dan susunan sel yang terdapat pada preparat berbeda-beda, namun secara mendasar perbedaan tersebut dapat kita lihat antara sel hewan dan sel tumbuhan yang dimana antara keduanya memiliki perbedaan yang sangat mencolok.


http://www.lesprivatsurabaya-smc.com/

Sabtu, 02 Februari 2013

INTRODUCING TO CHEMISTRY


Kimia, adalah ilmu tentang komposisi, sifat dan perilaku materi. Kimia berkaitan dengan atom dan interaksi mereka dengan atom lain, dan khususnya dengan sifat ikatan kimia, dan berhubungan dengan interaksi antara atom (atau kelompok atom) dengan berbagai bentuk energi (reaksi fotokimia misalnya, perubahan fase materi, pemisahan campuran, sifat polimer, dll).








Kimia disebut juga "ilmu pusat" karena menjembatani ilmu alam lainnya seperti fisika, geologi dan biologi dengan satu sama lain. Kimia adalah cabang ilmu fisika tetapi berbeda dari fisika dan berhubungan dengan interaksi materi yang dapat melibatkan dua zat atau antara materi dan energi, terutama dalam hubungannya dengan hukum pertama termodinamika. Kimia tradisional melibatkan interaksi antara zat kimia dalam reaksi kimia, yang mengubah satu atau lebih zat menjadi satu atau lebih zat lain. Kadang reaksi ini digerakkan oleh pertimbangan entalpi, seperti ketika dua zat berentalpi tinggi seperti hidrogen dan oksigen elemental bereaksi membentuk air, zat dengan entalpi lebih rendah. Reaksi kimia dapat difasilitasi dengan suatu katalis, yang umumnya merupakan zat kimia lain yang terlibat dalam media reaksi tapi tidak dikonsumsi (contohnya adalah asam sulfat yang mengkatalisasi elektrolisis air) atau fenomena immaterial (seperti radiasi elektromagnet dalam reaksi fotokimia). Kimia tradisional juga menangani analisis zat kimia, baik di dalam maupun di luar suatu reaksi, seperti dalam spektroskopi

BERAPA BANYAK MASYARAKAT INDONESIA MEMILIKI POLA PIKIR WIRAUSAHA?



BERAPA BANYAK? 


Suatu nilai prosentase data validnya mustinya kita lakukan uji statistik dulu , sehinga kita tidak sembarangan menulis angka tanpa ada dasar yang kuat :D . bisa juga kita mencari info tentang nilai prosentase tersebut, kan sudah banyak lembaga-lembaga yang meneliti dan membuat penilaian dan ukuran terhadap jumlah wirausaha di indonesia

Berdasarkan data yang saya peroleh dari lembga keuangan syariah tamzil.com, republika, kompas UKM memberikan kontribusi yang besar pada pertumbuhan ekonomi indonesia menjadi peringkat ke-7 terbaik di dunia dan peringkat ke- 2 di asia dasn peringkat ke-1 di asia tenggara.

Hal itu semua juga tidak lepas dari peran wirausahawan, dan UKM yang membuat Indonesia masih bisa bertahan di tengah krisis global yang melanda amerika dan negara-negara maju lainnya di eropa.

Fakta-fakta di atas menunjukkan bahwa sedemikian banyaknya UKM di indonesia dan terus bertambah yang berarti  paradigma orang indonesia khususnya juga generasi muda mulai berubah dari paradigma lama "lulus sekolah cari kerja" memjadi "lulus sekolah membuka usaha"



Lantas berapa data validnya mengenai nilai ataupun prosentase berapa banyak yang memiliki pola pikir demikian???


Menurut Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan menuturkan, persentase jumlah pengusaha saat ini baru 1,56 persen dari total penduduk Indonesia. "Menurut teori, suatu negara dapat maju kalau minimal punya entrepreuner dua persen," katanya di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat 8 Juni 2012. Ini berarti prosentase masyarakat indonesia secara umum yang memiliki pola pikir wirausaha baru 1,56% dari total jumlah penduduk di Indonesia . paling tidak sudah terus mendekati nilai 2%.



Saya pun berharap rekan-rekan generasi muda yang masih sekolah dan kuliah akan mulai mempertimbangkan untuk memilih dan memutuskan dengan bijak peran dan karirnya untuk membangun Negara dan Masyarakat Indonesia yang maju dan sejahtera bisa juga ditempuh dengan menjadi seorang wirausaha.


Kata bob sadino di salah satu iklan TV "jangan banyak mikir, usaha aja!" bukan berarti tidak dipikirkan, tapi usaha dengan merencanakan dan diimplementasikan. 

 Salam semoga bermanfaat


http://www.lesprivatsurabaya-smc.com/