LES PRIVAT SURABAYA | 085706454663 LES PRIVAT SURABAYA | 081230238023 LES PRIVAT SURABAYA LES PRIVAT SURABAYA | 081703335330

Selasa, 11 September 2012

REDOKS DAN ELEKTROLISIS

REAKSI REDOKS, SEL VOLTA DAN ELEKTROLISIS
I.                REAKSI REDOKS
Aturan penentuan bilangan oksidasi
1.     Bilangan oksidasi H = +1
2.     Bilangan oksidasi O = -2
3.     Bilangan oksidasi unsur bebas = 0
4.     Bilangan oksidasi logam dalam senyawa selalu positif
5.     Jumlah bilangan oksidasi atom dalam senyawa = 0 (nol)
6.     Jumlah bilangan oksidasi atom dalam ion = muatan ion tersebut
Konsep reaksi redoks
1.     Oksidasi = biloks naik, pelepasa electron
2.     Reduksi = biloks turun, penangkapan electron
3.     Oksidator = zat yang mengalamri reduksi
4.     Reduktor = zat yang mengalamai oksidasi
5.     Mol electron terlibat = selisih biloks
Penyetaraan reaksi redoks
1.     Cara 1/2 reaksi
a.      Suasana asam
-        Samakan jumlah atom yang berubaah biloksnya
-        Samakan jumlah atom O dengan menambah H2O pada ruas yang kekurangan H2O
-        Samakan jumlah H dengan menambahkan H+ di ruas yang berlawanan
-        Samakan muatan dengan menambah elektron
b.     Suasana basa
-        Samakan jumlah atom yang berubah biloksnya
-        Samakan jumlah atom O dengan menambah H2O pada ruas yang kelebihan O, lalu tambahkan OH- pada ruas yang berlawanan
-        Samakan muatan dengan menambah elektron
2.     Cara biloks
-        Samakan jumlah atom yang biloksnya berubah
-        Samakan selisih biloks
-        Samakan muatan dengan menambah H+ (suasana asam) atau OH- (suasana basa)
-        Samakana jumlah H dengan menambahkan H2O secukupnya
II.              Sel Volta
1.     Konsep dasar
a.     Logam bersifat reduktor
-        Reduktor kuat = mudah dioksidasi = mudah melepas electron
-        Oksidator kuat = mudah direduksi = mudah menerima elektron
b.     Deret volta
Li, K ,Ba Ca, Na, Mg, Al, Mn, Zn, Cr, Fe, Cd, Co, Ni, Sn, (H), Cu, Hg, Ag, Pt, Au.
-        Dari kiri ke kanan, Eo makin besar (positif) dan makin oksidator kuat
-        Dari kanan ke kiri, Eo makin kecil (negative) dan makin reduktor kuat
-        Logam di kiri H, Eo -nya negative
-        Logam di kanan H Eo –nya positif
-        Eo H = 0
-        Logam kiri dapat mendesak logam kanan dari larutannya ( logam kiri dapat mereduksi ion-ion di kanannya )
2.     Hal penting mengenai sel volta

Sel Volta
Sel elektrolisis
1.     Energi kimia menjadi energy listrik
2.     Katoda (reduksi ) = +
3.     Anoda (oksidasi) = -
4.     Contoh : sel aki/ACU, sel batere
1.     Energi listrik menjadi energy kimia
2.     Katoda (reduksi) = -
3.     Anoda (oksidasi) = +
4.     Contoh : penyepuhan pemurnian logam dan produksi zat

3.     Korosi (perkaratan)
Korosi adalah teroksidasinya suatu logam oleh oksigen di udara bebas
Untuk mengatasi Korosi :
-        Mengecat
-        Menyepuh dengan logam yang sukar korosi misal (Au, Ag)
-        Proteksi katodik (hubungkan dengan logam yang Eonya lebih kecil)
III.            ELEKTROLISIS
Elektrolisis ialah penguraian suatu zat oleh arus listrik. Secara sederhana, di katode ion positif mengalami reduksi, di anoda ion negative mengalami oksidasi.
Tetapi ingat !
-        Di katoda, ion yang Eo-nya lebih besar daripada Eo –H2O akan mengalamai reduksi
-        Di anoda, ion yang Eo-nya lebih kecil daripada Eo H2O akan mengalami oksidasi
1.     Reaksi di katoda
a.     Larutan
-        Jika dalam larutan terdapat ion IA, IIA, Al3+, Mn2+, maka H2O yang tereduksi.
2H2O  +  2e  =>  H2  + 2OH- 
-        Ion logam selain ion di atas maka ion logam itu sendiri yang tereduksi
Mn+  + ne  => M
-        Jika ada ion H+ maka ion H+ tereduksi menjadi H2
2H+  +    2e  => H2
b.     Leburan
Leburan garam no 1 dan 2 di atas maka ion itu sendiri yang tereduksi
2.     Reaksi di anoda
a.     Jika elektroda inert (C, Pt, dan Au) yang digunakan
-        Jika ada ion SO42-,NO3-, PO43- maka air yang dioksidasi
2H2O =>  4H+  +  O2 +   4e
-        Ion F-, Cl-, Br-, dan I- maka ion itu sendiri yang dioksidasi
2Cl-  =>  Cl2  + 2e
-        Jika ada OH- (basa), maka ion OH- itu dioksidasi menjadi H2O
4OH-  =>  2H2O  +  4H+  + 4e
b.     Jika tidak menggunakan elektroda inert maka elektroda itu sendiri yang teroksidasi
3.     Rumus-rumus
1.     1mol e = 1F = 96500C
2.     Mol e = Q / 96500 = i.t / 96500
3.     G = eit / 96500
4.     jika muatan listrik sama maka
mol1 .  n1  =  mol2.  n2
dimana n = biloks logam = muatan ion
5.     jangan lupa Q = i.t




SOAL REDOKS DAN ELEKTROLISIS